Entah angin apa yg membuat saya tiba-tiba ingin mengisi vokal di barisan bunyi-bunyi ini.
Namun baiklah, ini dia sekelumit dan kiranya tak perlu panjang lebar saya menjelaskannya.
Selamat menghayati.
Biru langit wajahmu
Biaskan selaut rindu
Yg karam ribuan waktu
Berkelana dalam sendu
Kau lelah dan terjaga
Berputar di jelaga
Terang tak kan datang
Tak sperti yg kau damba
Terbuai harap semu
tak jemukah kau menunggu?
cobalah tuk bersandar
tenangkan hati yg gusar
Secakrawala senja
Tlah menuntun resahmu
Mengurai semua asa
Mengurung sembilumu
Segunung air mata
Menggumpal di udara
Menggariskan awan
Dalam pilu kau bertahan
Mungkin terlalu rumit
Langkah yg kau jejak
Dan kau kan nikmati sakit
Slama kau enggan beranjak
Mungkin terlalu pelik
Risau yang kau rasa
Selangit pun melirik
Atau kau tak merasa
sandarkan gelisahmu
rebahkan rerusukmu
damaikan asamu
lepaskan sakitmu…
![Hey mister. Everybody says you’re dick. I don’t know what that means, but i don’t believe it - Rossie Mee [We Bought a Zoo 2011]](http://25.media.tumblr.com/tumblr_m27uzl1Wd91qejvixo1_r2_500.gif)

